Langsung ke konten utama

Masjid Tawangsari Peninggalan Pangeran Puger


Masjid tersebut adalah masjid Tawangsari yang dibangun oleh Gusti Pangeran Arya Puger yang merupakan putera dari Sultan Hamengkububowono ke IV. Menurut Takmir Masjid Tawangsari, HM Fadlan, Masjid tersebut dibangun pada tahun 1878 Masehi. Awal pendirian masjid tersebut terjadi ketika Gusti Pangeran Arya Puger berkata kepada abdi dalemnya bahwa jika meninggal jenazahnya ingin dimakamkan di Kampung Dukuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peta Zaman Dahulu Gedongkiwo

 

Paket Wisata Jogja Walking Trip Ndalem Pangeran Suryowijayan

Traveling to Jogja will be more meaningful if we get to know its life and culture more closely. We will accompany you on your journey through the villages in Yogyakarta. The Sekarniti Gedongkiwo tourist village is in the city of Yogyakarta. very representative for you to find the meaning of travel. Harga mulai Rp.75.000.- Kampung  ndalem kepangeranan Suryowijyan menyuguhkan landskape komplit  kehidupan kampung kota Yogyakarta. itinerary:  welcome drink - teras pokdarwis herytage - ndalem pangeran suryowijaya gang luar cepuri sambang umkm  sambang kelompok tani  ledok mbrantan winongo galeri mien brodjo close fasilitas: snack- jadah manten & bakpia lestari minum - kunir asem & jaseruk (jahe, sere, jeruk) guide local p3k whatsapp  

Pojok Benteng Kulon

Pojok Benteng Kulon tersambung dengan Plengkung Jagabaya dan Plengkung Nirbaya, penyambungnya adalah tembok benteng yang disebut Baluarti atau baluarte jika dalam Bahasa Portugis (Denys Lombard). Tembok keliling didesain dan dibangun pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono I (1755-1792), pendiri Kasultanan Yogyakarta. Usia bangunan Pojok Banteng Kulon kurang lebih sama dengan Tamansari.